Konfigurasi Server OpenBSD dan Infrastruktur Jaringan

1. Ringkasan Eksekutif

Laporan ini mendokumentasikan serangkaian tugas administrasi sistem tingkat lanjut yang dilakukan pada sistem operasi OpenBSD. Fokus utama mencakup pengamanan server web, integrasi bahasa Perl dalam lingkungan chroot, konfigurasi DNS resolver (validasi dan caching) dengan integrasi OpenNIC, serta implementasi infrastruktur email lengkap (SMTP & IMAP) menggunakan sertifikat SSL/TLS valid.

2. Implementasi Web Server (OpenHTTPd)

2.1. Manajemen Sertifikat SSL/TLS (Self-Signed)

Sebagai langkah awal pengamanan, sertifikat x509 dibuat secara mandiri (self-signed) untuk keperluan testing enkripsi.

  • Aktivitas: Pembuatan RSA private key 4096-bit dan sertifikat self-signed.
  • Detail Konfigurasi: Subject sertifikat diatur dengan detail lokasi (ID, JawaBarat, Bandung) dan organisasi (Testing) untuk domain mail.Insec.app.
  • Validasi: Verifikasi field sertifikat dilakukan menggunakan openssl x509 -text untuk memastikan data issuer dan subject sesuai.

2.2. Deployment OpenHTTPd

Layanan web server httpd dikonfigurasi untuk menyajikan konten statis.

  • Konfigurasi: Mengaktifkan service httpd, mengatur server blocks, dan membuat halaman HTML kustom dengan styling CSS internal.
  • Hasil: Pengujian menggunakan curl http://localhost berhasil menampilkan halaman statis dengan status “302 Found” dan styling yang telah ditentukan.

2.3. Integrasi Perl dalam Chroot

Salah satu tugas paling kompleks adalah menjalankan skrip Perl di dalam lingkungan chroot OpenHTTPd demi keamanan.

  • Tindakan: Menyalin binary Perl dan seluruh pustaka sistem yang diperlukan (libc.so, libperl.so, libm.so, dll.) ke dalam direktori /var/www/usr/lib dan /var/www/usr/bin.
  • Troubleshooting: Menangani error pada slowcgi dengan memastikan direktori socket /var/www/run tersedia dan memiliki permission yang benar.
  • Verifikasi: Berhasil mengeksekusi perintah Perl di dalam lingkungan chroot (doas chroot -u www -g daemon /var/www perl) yang menampilkan versi Perl v5.40.1.

3. Konfigurasi dan Manajemen DNS

3.1. Validating Resolver (Unwind)

Mengimplementasikan unwind sebagai DNS resolver lokal yang memvalidasi kueri.

  • Setup: Mengaktifkan unwind dan mengarahkan forwarder ke layanan DNS terpercaya (Quad9 dan Cloudflare) menggunakan protokol DoT (DNS over TLS) untuk privasi.
  • Hasil: Sistem berhasil melakukan resolusi nama domain melalui localhost.

3.2. Caching Nameserver (Unbound)

Migrasi ke unbound untuk kontrol yang lebih granular dan caching performa tinggi.

  • Optimasi Performa: Mengaktifkan qname-minimisation, prefetch, dan alokasi slabs untuk cache guna meningkatkan responsivitas.
  • Integrasi OpenNIC: Menambahkan forwarder ke server OpenNIC (e.g., 134.195.4.2, 37.252.191.197) untuk mengakses TLD alternatif.
  • Konfigurasi DNSSEC: Mengaktifkan validator DNSSEC dengan trust anchor root. Secara spesifik menambahkan pengecualian (domain-insecure) untuk TLD OpenNIC seperti .geek, .pirate, .lib, dan .oss agar tidak gagal validasi.
  • Local Zone: Membuat zona lokal statis lab.local yang memetakan router.lab.local ke IP privat 192.168.1.1.

3.3. Diagnostik Jaringan

Pengujian ekstensif dilakukan menggunakan berbagai tool:

  • Dig: Melakukan tracing DNS (+trace) dan verifikasi DNSSEC (+dnssec).
  • Host & Nslookup: Memeriksa record A dan MX untuk domain ircnow.org dan Insec.app.

4. Administrasi Sistem dan Backup

  • Network Hosts: Kustomisasi file /etc/hosts untuk pemetaan manual domain internal dimas.lab.
  • Backup Data:

    • Menggunakan rsync untuk menyalin konfigurasi crontab ke remote server.
    • Menggunakan utilitas dump untuk melakukan full backup (Level 0) partisi /home ke file home.dmp.

5. Implementasi Mail Server (Full Stack)

5.1. Sertifikat Publik (Let’s Encrypt)

Berbeda dengan web server, mail server menggunakan sertifikat valid dari Let’s Encrypt.

  • Automasi: Menggunakan acme-client untuk request dan validasi sertifikat bagi domain mail.Insec.app. Proses validasi domain dan pembuatan sertifikat di /etc/ssl/mail.Insec.app.crt sukses.

5.2. SMTP Server (OpenSMTPD)

Konfigurasi MTA (Mail Transfer Agent) untuk pengiriman dan penerimaan email